KENDAL, Suarakpk.com. Dalam rangka untuk meningkatkan kegiatan belajar dan menarik minat anak nelajar dan bermain, TK ABA Desa Truko telah membuat program Gerakan Literasi Sekolah melalui Kemitraan Orang Tua di Pojok Baca, adalah salah satu program kegiatan guru sehari-hari di sekolah.
Uya Budi Rahmawati, S.Pd. guru TK ABA Desa Truko, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal melaksanakan kegiatan tersebut dengan tema Strategi Peningkatan Keterampilan Literasi dengan “ GELAS KACA”
Kepada media ini Rabu, (26/3/2025) di ruang kerjanya Ulya menerangkan," Literasi adalah kemampuan untuk membaca, menulis, dan memahami informasi dalam berbagai bentuk. Peningkatan literasi di era digitalisasi seperti saat ini sangatlah penting bagi perkembangan anak usia dini karena pengalaman literasi yang kuat akan menjadi fondasi bagi perkembangan akademik, sosial anak serta keterampilan membaca dan menulis di masa depan yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Literasi juga meliputi kemampuan untuk berpikir kritis, berkomunikasi secara efektif, dan berpartisipasi dalam lingkungan Masyarakat," terangnya.
Oleh karena itu perlu adanya strategi dan inovasi baru untuk meningkatkan keterampilan literasi pada anak usia dini. Beberapa strategi yang dapat meningkatkan keterampilan literasi pada anak usia dini yaitu menyediakan ruang kelas yang dipenuhi dengan buku, poster, kartu huruf dan menciptakan lingkungan belajar yang kaya akan bacaan seperti menyediakan sudut baca atau pojok baca yang nyaman dan menarik sebagai tempat membacakan buku cerita yang dapat mendorong minat anak untuk menjelajahi buku.
Masih terang Ulya," Upaya untuk meningkatkan literasi anak harus melibatkan berbagai pihak, termasuk orang tua. Salah satu cara efektif untuk mewujudkan hal ini adalah melalui kemitraan orang tua dipojok baca.
Dengan mengajak orang tua untuk terlibat dalam kegiatan literasi anak sangatlah penting Dimana orang tua diundang ke sekolah untuk membacakan buku cerita Bersama anak. Kegiatan ini selain dapat meningkatkan literasi minat baca anak juga dapat menciptakan suasana membaca yang menyenangkan, memperkuat hubungan keluarga menjadi waktu yang berkualitas antara orang tua dan anak. Berikut adalah beberapa strategi untuk meningkatkan keterampilan literasi anak melalui kolaborasi Bersama orang tua.
Penting untuk membangun kesadaran orang tua mengenai peran mereka dalam meningkatkan keterampilan literasi anak. Mengadakan kegiatan berkala dipojok baca seperti membaca buku cerita bersama.Menyediakan materi bacaan
Menyediakan berbagai jenis buku dan materi bacaan yang sesuai dengan usia anak dan minat anak.
Membangun komunikasi yang baik antara guru dan orang tua sangat penting. Komunikasikan kepada orang tua tentang perkembangan anak melalui whatsapp atau yang lain sebagai sarana untuk saling berbagi informasi atau ide-ide baru yang dapat diterapkan di sekolah maupun di rumah.
Memanfaatkan teknologi dapat menjadi cara yang menarik untuk meningkatkan keterampilan literasi. Pojok baca dapat mengintegrasikan aplikasi pembelajaran dan situs web dalam kegiatan. Orang tua dapat diajarkan cara menggunakan alat-alat tersebut untuk mendukung anak dalam belajar dan membaca.
Selama kegiatan berlangsung anak diajak berdiskusi tentang cerita yang dibaca dan berbagi pengalaman, anak akan belajar kosa kata baru, tanyakan pendapat mereka dan berikan pertanyaan terbuka untuk merangsang kemampuan berpikir kritis anak, pengembangan imajinasi dan kreativitas anak serta membantu memahami berbagai konsep dan ide, mampu meningkatkan rasa percaya diri anak melalui persembahan cerita yaitu dengan mengadakan lomba bercerita. Ini akan memperkuat bonding antara orang tua dan anak, sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi dan pemahaman bacaan," imbuhnya.
Dengan berlangsungnya program Gerakan literasi sekolah melalui kemitraan orang tua di pojok baca yaitu membaca buku cerita Bersama ayah atau bunda yang telah dilaksanakan selama satu semester dan puncak dari kegiatan ini TK ABA Truko Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal juga mengadakan kegiatan yang istimewa yang bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap buku, meningkatkan minat baca dan keterampilan bercerita anak serta memperkenalkan budaya bercerita yang kaya dan bermanfaat dengan mengadakan Aksi lomba bercerita yang dirangkaikan dengan momentum hari ibu dengan tema Aksi CINTA Literasi yaitu Cerdas membingkai makna hari ibu lewat aksi literasi bercerita Bersama ayah atau bunda. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan berbahasa, meningkatkan daya imajinasi anak, serta melatih mereka untuk berkomunikasi, berbicara di depan umum. Setiap peserta akan diberikan waktu untuk menceritakan kisah favorit mereka yang telah dibaca sebelumnya. Peserta diharapkan dapat mengungkapkan cerita dengan ekspresif, jelas dan penuh percaya diri.
Sebagai bentuk apresiasi, semua peserta lomba mendapatkan bingkisan menarik. Selain itu, akan ada penghargaan khusus bagi pemenang dalam kategori cerita terbaik, penyampaian paling ekspresif dan cerita paling kreatif berupa tropy diambil 3 terbaik, juara 1,2, dan 3 di masing- masing kelompok.
Hal itu yang dilakukan oleh Ulya Guru TK ABA Des Truko,Kecamatan Kangkung, guna menindaklanjuti hasil refleksi dari Penilaian Kinerja Guru tahun 2024 sudah bersertifikasi, salah satu Indikator yang menarik minat guru adalah tentang publikasi ilmiah.
"Kami biasakan untuk menulis program guru yang kami lakukan setiap hari bersama anak didik kami untuk motivasi agar guru lebih semangat dan rajin menulis," ungkapnya, di korwil bidik Kec. Kangkung, Rabu (26/3/2025).
Siti Juwariyah, S.Pd,. M.Pd
Sehingga muncul kesepakatan bersama untuk meningkatkan kompetensinya guru TK di Kecamatan Kangkung di dampingi pengawas. Pendamping Satuan Pendidikan membentuk forum *GUMARTAP* ( Guru Menulis, Guru Kreatif, Guru Bermartabat).
Korwilcam Biddik Kec. Kangkung, H. Muhamad Fauzan, S.Pd. menyambut baik minat dan niat guru menulis," say bangga atas minat dan niat guru menulis, dengan menulis guru turut melaksanakan tiga fungsi media yaitu sebagai pendidik, pemberi informasi dan pelaku kontrol sosial," ujarnya. Fauzan berharap Kecamatan Kangkung terwarnai dengan kreatifitas guru yang beragam.(dhon/red).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar