Banjarnegara, SuaraKPK.com
Dalam rangka mewujudkan sinergitas Polri-TNI dan unsur yang ada seperti Dishub, tenaga medis,BPBD, Satpol PP dan Pramuka , serta sebagai bentuk kerjasama Stakholder dalam menghadapi tantangan keamanan selama mudik lebaran Idul Fitri 1446 H, Polres Banjarnegara menggelar operasi ketupat candi dan mendirikan sepuluh Pos Keamanan terpadu, diantaranya berada dialun-alun Kota Banjarnegara. Hal ini penting untuk para pemudik supaya merasa aman nyaman dan lancar.
Kasat Lantas Polres Banjarnegara AKP Rohmat Setiyadi saat ditemui awak media SuaraKPK pada hari Sabtu ( 29 / 3/ 2025 ), menyampaikan bahwa Polres Banjarnegara Selama mudik lebaran 2025 telah menambahkan sepuluh Pos keamanan mudik lebaran ,Sinergitas Polri-TNI untuk mendukung Oprasi Candi kali ini.
"Selama mudik lebaran 2025 kondisi arus lalulintas diwilayah polres Banjarnegara aman dan lancar , tidak ada ttitik lokasi jalan yang macet dan rawan kecelakaan ", ucap AKP Rohmat Setiadi selaku Kasat Lantas Polres Banjarnegara.
Kasat Lantas menghimbau kepada pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara, berhati-hati dan waspada sehingga bisa sampai dirumah berkumpul dengan keluarga., jika ada gangguan keamanan maka hubungi call center polisi 110 bebas pulsa..
Sementara itu Kapolres Banjarnegara AKBP MARISKA, S.I.K., M.M. bersama Forkopimda dan didampingi PJU Polres Banjarnegara mengikuti kegiatan Zoom meeting pemantauan kamtibmas pada malam takbiran menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H yang di pimpin oleh Kapolri, Panglima TNI dan Menteri terkait, di Pos Terpadu Alun Alun Banjarnegara.
Untuk mengamankan arus mudik dan malam takbiran polres Banjarnegara menurunkan personel gabungan dari intansi terkait (OKC ),dan tidak hanya fokus lalulintas saja namun lebih penting juga, permasalahan gangguan Kantibmas di Kabupaten Semarang ini,pungkas” Kapolres.
Di pos terpadu Alun-alun Banjarnegara ada pemandangan yang unik yaitu dengan disediakannya mini zoo ( kebun binatang kecil ) yang berisi koleksi beberapa macam jenis hewan, sehingga dapat menghibur pemudik yang istirahat diposko , terutama menghibur anaka-anak pemudik sehingga anak-anak dapat berinteraksi dengan hewan yang pada akhirnya tidak terasa, akan hilang rasa cape selama perjalanan mudik.(Endar Wiharjo)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar